Example floating
Example floating
Home

MUI Desak Pemerintah Kontrol Ketat Tenaga Kerja dari China, Luhut : Kok Nyinyir, Kita Butuh Mereka

Andika Sifaul Muna
×

MUI Desak Pemerintah Kontrol Ketat Tenaga Kerja dari China, Luhut : Kok Nyinyir, Kita Butuh Mereka

Sebarkan artikel ini
Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) menyoroti maraknya tenaga kerja dari China, yang menuju daerah daerah di Indonesia.
Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) menyoroti maraknya tenaga kerja dari China, yang menuju daerah daerah di Indonesia.

Luhut Binsar Panjaitan ” Kok Kita Pada Nyinyir dengan China”

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhur Binsar Panjaitan mengaku heran dengan kebanyakan orang Indonesia. ” Kok kita poada nyinyir dengan China.” katanya saat menghadiri rapat dengan Badan Anggaran DPR, veverapa waktu lalu.

Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional

“Dampak Covid-19 ini ada dampak di Tiongkok, kita nyinyir lihat Tiongkok. Tiongkok itu 18% mengontrol ekonomi dunia. Kita suka tidak suka saya harus sampaikan, kita ndak bisa ignore keberadaan dia (China). Nah ini punya dampak. Apalagi jarak kita dekat dengan dia,” kata Luhut.

Menurut Luhut Binsar Panjaitan, suka atau tidak suka dengan Cina, faktanya China itu kekuatan dunia. Banyak faktor jika perekonomian di Indonesia tidak bisa lepas dari China. Selain kedekatan geografis, produk produk China sudah membanjiri Indonesia.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Menurut Luhut, Indonesia tidak hanya dengan China, Luhut menekankan Indonesia juga berhubungan dengan negara lainnya, baik dengan negara Timur Tengah dan Amerika Serikat. Kuncinya, adalah kita wajib memelihara dalam soft power antara bagaimana kita berhubungan dengan Timur Tengah, bagaimana dengan Tiongkok, bagaimana dengan Amerika Serikat. ( ed )