Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Peristiwa Hukum

Misteri Sosok Guru Dalam Skandal Manipulasi Naskah Ujian Dan Sistem CAT

A. Daroini
×

Misteri Sosok Guru Dalam Skandal Manipulasi Naskah Ujian Dan Sistem CAT

Sebarkan artikel ini
Seleksi CPNS 2021 Belum Diumumkan
menunggu pengumuman seleksi cpns 2021
  • Persidangan mengungkap dugaan intervensi terhadap naskah ujian yang seharusnya bersifat rahasia dalam sistem seleksi berbasis komputer.
  • Kuasa hukum mendesak pengungkapan identitas pihak ketiga yang disebut memiliki akses khusus untuk menentukan hasil penilaian seleksi.
  • Audit Integritas Sistem CAT Dan Kebocoran Naskah Ujian

    Fakta persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya kini mengarah pada dugaan sabotase sistem seleksi berbasis digital yang melibatkan pihak eksternal.

    Fokus utama beralih pada bagaimana naskah ujian yang seharusnya terlindungi dalam sistem Computer Assisted Test (CAT) diduga dapat diintervensi sebelum pelaksanaan tes dimulai.

    Pendaftaran siswa baru
    kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

    Munculnya nama “Guru” atau “Kyai” dalam kesaksian di persidangan memperkuat indikasi adanya aktor di balik layar yang memiliki kuasa untuk mengatur distribusi soal dan menentukan kelulusan peserta.

    Proses penegakan hukum terkait penyalahgunaan wewenang di tingkat kecamatan ini mulai menguliti kelemahan sistem pengamanan ujian seleksi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan rangkaian kesaksian yang menunjukkan bahwa transparansi sistem CAT diduga kuat hanyalah formalitas belaka.

    Fakta persidangan menggambarkan bagaimana naskah ujian dikelola sedemikian rupa sehingga peserta tertentu dapat memiliki akses lebih awal dibandingkan peserta lainnya.

    Dalam jalannya sidang, tim penasihat hukum terdakwa menyoroti satu poin krusial mengenai pihak yang menjamin kelulusan kandidat.

    Terdapat pengakuan mengenai keterlibatan seseorang yang hingga kini identitas pastinya masih menjadi teka-teki, namun sering disebut dengan julukan “Guru”.

    Kuasa hukum meminta majelis hakim dan jaksa untuk melacak keberadaan oknum ini karena dianggap sebagai pemegang kunci utama dalam mekanisme manipulasi naskah ujian.

    “Kami menemukan indikasi kuat bahwa hasil ujian tidak murni dari kemampuan peserta, melainkan ada arahan dari pihak yang disebut sebagai guru ini. Jaksa harus menelusuri siapa sebenarnya orang ini,” tegas penasihat hukum di ruang sidang.

    Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini