Lebih lanjut Ia mengatakan, sebagai negara yang mayoritas muslim, hal tersebut menjadikan potensi yang besar jadi eksportir produk halal global.
“Kita negara yang mayoritas muslim sebenarnya punya peluang jadi eksportir produk halal . Tapi jangan dipungkiri juga kalau masyarakat kita sendiri justru impor produk halal,” terang dia.
Baca Juga: Pemerintah Salurkan Enam Program Bansos Serentak Mulai April 2026
Khaswar menambahkan, dari segi harga dan kualitas harus kompetitif. Hal itu supaya produk halal Indonesia tidak kalah saing. Ia juga menyebut, makanan, minuman, busana muslim, komsetik, dan pariwista halal, merupakan produk halal yang potensial untuk dikembangkan.
Negara yang memiliki potensial market produk halal diantara Turki, Pakistan, Bangladesh, Irak, Saudi Arabia, Nigeria, Rusia, dan India
Baca Juga: Strategi Efisiensi Energi Pemerintah Lewat Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat












