Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Society

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tetapkan 23 Januari 2023 Jadi Libur Bersama

A. Daroini
×

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tetapkan 23 Januari 2023 Jadi Libur Bersama

Sebarkan artikel ini
Sinergi Ekonomi Kreatif, UMKM dan Perpajakan, Jadi Lokomotif Kebangkitan Ekonomi Nasional
Sinergi Ekonomi Kreatif, UMKM dan Perpajakan, Jadi Lokomotif Kebangkitan Ekonomi Nasional

MEMO | 23 Januari 2023 Jadi Libur Bersama

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyebut Presiden Joko Widodo telah memberikan restu untuk menjadikan Hari Raya Imlek tahun ini menjadi libur bersama. Sehingga, pekan ini akan ada libur panjang karena tanggal 23 Januari telah ditetapkan sebagai cuti bersama Imlek 2023.

Kebijakan ini pun menjadi angin segar bagi sektor pariwisata karena diperkirakan akan banyak masyarakat yang memanfaatkan libur bersama untuk berwisata di dalam negeri.

“Alhamdulillah Imek ini jadi hari libur bersama. Banyak yang julid juga tapi Pak Jokowi sudah setuju,” kata Sandiaga dalam acara Indonesia Tourism Outlook 2023 di Artotel Suites Mangkuluhur, Jakarta , Rabu (18/1).

Menurut Sandiaga, makin banyak libur panjang setiap akhir pekan bisa mempercepat pemulihan ekonomi di sektor ini. Utamanya mendorong pergerakan wisatawan nusantara (wisnus).

“Harpitnas (hari kejepit nasional) ini sangat efektif dalam mendorong pergerakan wisnus karena mereka akan melakukan perjalanan antar kota/kabupaten dengan menempuh perjalanan kurang lebih sekitar 6 jam,” kata dia.
Pekerja Butuh Healing Tanpa Bikin Kantong Kering

Sandiaga memastikan banyaknya waktu liburan tidak akan mengurangi produktivitas pekerja. Sebaliknya justru tingkat produktivitas akan lebih tinggi karena pekerja tidak mengalami kelelahan karena bekerja.

“Ini bagus karena mengurangi stres dengan healing, benerin feeling. Kalau di Indonesia ini kan enggak bikin kantong kering dan kepala jadi enggak pening,” ungkapnya.

Bahkan beberapa negara telah menerapkan masa libur bekerja yang lebih panjang. Hasilnya produktivitas di hari kerja meningkat karena pekerja mendapatkan waktu yang cukup untuk menghilangkan kepenatan.

“Negara yang terapkan long weekend ini produktivitasnya tinggi setelah melakukan healing, mereka kembali bekerja di kantornya dengan fresh,” kata dia.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini