Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Home

Menteri Agama Terheran heran, Indonesia Dilarang Masuk Arab Saudi

A. Daroini
×

Menteri Agama Terheran heran, Indonesia Dilarang Masuk Arab Saudi

Sebarkan artikel ini

Dampak dari larangan masuk ke Arab Saudi, jamaah haji  dan umrah asal Indonesia, harus menunggu mundur , makin lama.

Sebab Indonesia hingga kini masih berada dalam masa penangguhan izin masuk dari otoritas penerbangan di Arab Saudi bersama delapan negara lainnya yaitu Afrika Selatan, Argentina, Brasil, India, Lebanon, Mesir, Pakistan dan Turki.

Baca Juga: Beky Herdihansah Janji Perjuangkan Harga Telur Peternak Rakyat Blitar, Siap Surati Pemerintah Pusat

Terkait Kasus Covid 19 di Indonesia

Dia menjelaskan jika jumlah kasus Covid-19 di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan sejumlah negara yang diizinkan masuk.

Misalnya Amerika Serikat yang menjadi negara dengan kasus tertinggi di dunia. “Kalau diurutkan, jumlah kasus Covid-19 tertinggi di dunia adalah USA

Baca Juga: Hari Raya Idul Adha, Ketua DPRD Kota Blitar Serukan Semangat Berbagi

Penanganan Covid Jadi Isu Penting

Perancis di urutan 8, Italia urutan 9, Jerman urutan 17, sementara Indonesia di urutan 19 jumlah kasus Covidnya. Penanganan Covid saya kira menjadi isu penting.

Penanganan Covid di Indonesia termasuk relatif bagus. Saya belum tahu kenapa warga Indonesia masih belum diizinkan masuk ke Saudi,”ujar Gus Yaqut.

Baca Juga: Bukan Cuma Ngaji Kitab Kuning MUI Tekankan Urgensi Digitalisasi Pesantren Dan Teknologi Santri Era Kecerdasan Buatan

Pemerintah Arab Saudi Umumkan 11 Negara Dapat Izin Masuk

Berdasarkan informasi resmi dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi melalui akun Twitter @MOISaudiArabia ada 11 negara yang mendapat izin masuk ke Arab Saudi yaitu: Inggris, Irlandia, Italia, Jepang, Jerman, Prancis, Portugal, Swedia, Swiss dan Uni Emirat Arab.