Manfaat lainnya dari sholat tahajud ialah saat seseorang bangun di sepertiga malam akan mengurangi pengeluaran kortisol, ketika seseorang terlelap maka tubuh kita akan memproduksi hormon kortisol yang berguna untuk metabolisme kardohidrat dengan meningkatkan gula dalam darah dan memperkuat kerja jantung.
Apa sih bahayanya ketika hormon kostisol dalam tubuh kita berlebih ? jawabannya adalah orang akan menderita diabetes mellitus dimana kadar gula dalam darah tinggi, ketika kerja jantung meningkat maka akan menyebabkan hipertensi, kadar hormon kortisol dalam tubuh tinggi akan menyebabkan perubahan Elektroensefalografi pada otak yang akan berakibat orang mudah depresi, stress, mudah tersinggung, dan juga menghambat pembentukan limfosit yang berfungsi sebagai kekebalan tubuh pada setiap individu, ketika pembentukan limfosit terhambat maka terjadi penurunan system kekebalan tubuh individu, kemudian individu akan mudah terserang penyakit.
Baca Juga: Ini Dia Cara Mudah Menentukan Arah Kiblat Terbaru!
Dengan melakukan sholat tahajud secara teratur maka akan menghambat produksi hormon kortisol pada tubuh, dengan begitu tubuh kita tidak akan kelebihan hormon kortisol. Sholat sunah tahajud bisa diibaratkan layaknya mutiara, kecil tetapi amat berharga, statusnya sunah tetapi banyak dampak positifnya.
Nah sebelum sholat tentunya kita melakukan wudhu, siapa sangka dibalik wudhu kita mendapatkan manfaat yang luar biasa. Dengan berwudhu kita akan menjaga kebersihan tubuh agar terhindar dari penyakit. Bayangkan jika kulit kita terhalang oleh garam yang dihasilkan oleh keringat kita maka akan menghalangi keringat yang akan keluar dari pori-pori kulit, ketika keringat bercampur dengan debu akan terjadi peradangan pada kulit. Ketika orang menjaga wudhu maka akan selalu bersih dan terjaminlah kesehatan tubuhnya.
Baca Juga: Panduan Ibadah Malam Nisfu Syaban 2026 Lengkap Jadwal Doa dan Amalan Sunnah
Perlu dicatat bahwa puasa bukan hanya kewajiban yang harus dilaksanakan, banyak orang yang berpuasa ketika ramadhan hanya sebatas menunaikan kewajiban. Marilah kita menunaikan ibadah puasa ramadhan dengan suka cita dan untuk introspeksi diri selama 11 bulan sebelumnya apa saja yang sudah kita perbuat apakah berdampak positif atau sebaliknya. Setelah bulan suci ramadhan marilah melaksanakan sunah-sunah yang dianjurkan oleh Allah SWT, seperti puasa Senin dan Kamis, tetap melaksanakan sholat tahajud pada sepertiga malam, dan menjaga wudhu untuk mendapatkan dampak yang positif, juga membatasi diri kita untuk melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat.
Dalam Al-Qu’an :
Qur’an Surah Yunus Ayat 49 :
“Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya).”
(QS. Ali-‘Imran : 185)
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. ”
Dari kedua Surah diatas menyadarkaan kita bahwa kita tidak bisa menunda maut kita, maka marilah kita melakukan yang telah dianjurkan oleh Allah SWT dan menjauhi segala larangannya untuk mendapatkan kebahagian yang kekal di surga-Nya.












