Example floating
Example floating
NGANJUK

Memasuki Tahun Ke 7 Baksos Di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Kades Sukorejo Serahkan Bantuan Sepeda Untuk 8 Anak Yatim Piatu

Mulyadi Memo
×

Memasuki Tahun Ke 7 Baksos Di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Kades Sukorejo Serahkan Bantuan Sepeda Untuk 8 Anak Yatim Piatu

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Misi kemanusiaan Kepala Desa Sukorejo Kecamatan Loceret, Sutrisno untuk terus berbagi kepada masyarakat kurang beruntung termasuk anak yatim dan anak piatu serta anak yatim piatu tampaknya belum

Memasuki tahun ke 7 ( 2026) kali ini, misi kemanusiaan mantan Prajurit Kopassus TNI AD ini menyalurkan 8 unit sepeda untuk anak yatim dan piatu usia sekolah.

Baca Juga: Cari Informasi Status Tanah Di Dokumen C Desa Terkunci Rapat, Warga Sidoharjo Ancang Ancang Tempuh Jalur Hukum

Pemberian bantuan sosial yang digelar setiap tahun tepatnya di bulan suci Ramadhan tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Kades Sutrisno didampingi istri dan dua buah hatinya di rumah kediamanya pada Sabtu sore ( 7/03/2026).

Baca Juga: PC Muhammadiyah Kertosono Besok Tunaikan Sholat Ied Di Lima Titik

Proses penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan usai buka bersama dengan 8 anak yatim dan piatu disaksikan tokoh masyarakat dan perwakilan warga setempat sempat diwarnai rasa haru.

Dari hasil wawancara dengan Kades Sutrisno dari 8 anak penerima bantuan tersebut terdiri dari 3 anak dari warga sendiri ditambah 5 anak lagi berasal dari warga desa tetangga.

Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk

” Delapan anak ini dibagi jenjang pendidikannya menjadi dua kelompok. Yaitu mulai dari kelompok jenjang SD naik ke SMP, ada juga yang jenjang SMP naik kelas ke tingkat SMA. Mereka patut kita fasilitasi karena sudah tidak memiliki orang tua baik kedua duanya atau masih punya satu orang tua kami siap membantu,” tegas Sutresno.

Untuk diketahui seperti diutarakan Mbah Tres panggilan akrab Kades Sukorejo ini sumber dana sosial ini murni dari uang pribadi. Dana pribadi itu berasal dari uang hasil lelang bengkok kades setiap tahun.