Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Peristiwa

Luka Warga Lanny Jaya dan Kehadiran Prajurit TNI yang Menjadi Saudara

Prawoto Sadewo
×

Luka Warga Lanny Jaya dan Kehadiran Prajurit TNI yang Menjadi Saudara

Sebarkan artikel ini

LANNY JAYA, MEMO
Duka menyelimuti Dusun Numbukkawi, Papua Tengah. Pagi itu, keheningan desa terpecah oleh isak tangis yang mengiringi kepergian seorang panutan, Erson Weya. Di usia 64 tahun, sosok yang dikenal sebagai tokoh masyarakat yang religius dan mampu mengayomi warganya itu kini telah berpulang, meninggalkan dua istri, tujuh anak, dan sebelas cucu.

Namun, di tengah kesedihan yang mendalam, sebuah uluran tangan datang. Para prajurit Satgas Yonif 511/DY Pos Malagai, yang dipimpin oleh Lettu Inf Sena Nurjabbar, hadir bukan sebagai aparat keamanan, melainkan sebagai saudara.

Baca Juga: Fenomena Jenazah Warga Demak Hidup Lagi Saat Hendak Dimandikan Gegerkan Jagat Maya

Mereka larut dalam suasana duka, mengikuti prosesi kremasi, berdoa bersama, dan memberikan dukungan nyata berupa bantuan bahan makanan pokok untuk keluarga almarhum.

Melihat kepedulian tersebut, perwakilan keluarga almarhum, Gambir Weya, tak kuasa menahan haru. “Terima kasih banyak untuk Bapak Danyon 511, Bapak Danki, dan seluruh anggota yang sudah hadir membantu, memberikan kopi, beras, gula, dan mie di acara duka ini,” tuturnya, menunjukkan rasa syukur yang mendalam.

Baca Juga: Dampak Kebakaran Permukiman Padat Kebon Kosong Kemayoran Menghanguskan Ratusan Rumah Warga

Lettu Inf Sena Nurjabbar menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah wujud dari komitmen TNI untuk menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat.

“Kami hadir di tengah warga sebagai saudara, berbagi suka maupun duka. Semoga kehadiran kami bisa sedikit meringankan beban keluarga almarhum, dan semakin mempererat persaudaraan antara TNI dengan masyarakat Papua,” ungkapnya.

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Di tengah suasana duka, kehadiran para prajurit TNI menjadi pengingat bahwa di luar tugas, ada ikatan kemanusiaan yang lebih erat, sebuah ikatan yang terbangun dari kepedulian dan solidaritas.