Langkah strategis diambil pemerintah Indonesia dalam memperkuat pertahanan negara. Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menerima kunjungan istimewa dari Duta Besar Belarus untuk Indonesia, H.E. Dr. Raman Ramanouski, di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (12/3/2025). Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan tonggak penting dalam kerja sama pertahanan kedua negara.
“Fokus utama pertemuan ini adalah memperkuat kerja sama di bidang pertahanan, yang meliputi modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), transfer teknologi canggih, dan pelatihan 100 personel TNI di Belarus. Kedua negara sepakat untuk memperdalam kolaborasi strategis melalui perjanjian yang telah diratifikasi.
“Kerja sama ini mencakup berbagai bidang penting, seperti pengembangan pesawat tanpa awak (UAV), pemeliharaan pesawat tempur Sukhoi, hingga produksi rudal dan amunisi. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat kedua negara dalam meningkatkan kemampuan pertahanan dan keamanan.
“Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Belarus, serta membawa manfaat besar bagi kedua negara dalam bidang pertahanan.












