Dikala ditemui, situasi jenazah telah melepuh serta tidak dapat dikenali. Pak Gumbreig setelah itu menemui saksi Pak Kar buat memohon bantu serta membenarkan apakah Pak Kar tahu dengan jenazah itu.
Sehabis memandang identitas jenazah dari pakaian, besar tubuh serta karakteristik wajah nyatanya Pak Kar mengidentifikasi bila jenazah itu merupakan Sunnar, orang sebelah dekatnya. Pak Gumbreig serta Pak Kar setelah itu bertamu keluarga Sunnar serta perangkat Dusun Gembongan terpaut temuan itu.
Baca Juga: Terbukti Korupsi, Kades Pojok Wates Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda Rp600 Juta
Temuan jenazah diteruskan ke Kepolisian Sektor Ponggok Polres Blitar Kota buat dicoba pengenalan serta olah
TKP. Dari hasil visum luar, tidak ditemui isyarat kekerasan pada badan jenazah. Pihak keluarga telah menerima peristiwa ini selaku bencana serta tidak membutuhkan dilakukan autopsi.
Baca Juga: Jaksa Tuntut Sutrisno Sembilan Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp3,5 Miliar
Dikala ini jenazah Sunnar telah dimakamkan oleh keluarga. Sebelumya Sunnar dikenal hadapi tekanan mental berat sehabis ibunya tewas dekat satu bulan yang lalu. Sebab tekanan mental, Sunnar jadi bingung serta susah berbicara. Sunnar pula tidak kembali kerumah semenjak malam takbir.












