Example floating
Example floating
Birokrasi

Lahan “Terlarang” di Ciliwung Dibongkar! Demi Jakarta Tanpa Banjir

Avatar
×

Lahan “Terlarang” di Ciliwung Dibongkar! Demi Jakarta Tanpa Banjir

Sebarkan artikel ini

Nusron berharap agar proses pengadaan tanah di sepanjang Sungai Ciliwung ini dapat diselesaikan pada akhir bulan Mei tahun ini. “Setelah penetapan lokasi (penlok) oleh Gubernur DKI Jakarta, yang kami harapkan akan terwujud pada bulan Maret setelah konsultasi publik kedua, kami optimis pengadaan tanah akan rampung di akhir Mei. Dengan demikian, pada awal Juni, pembangunan fisik sudah dapat dimulai, karena lahan sudah siap sepenuhnya. Semoga semua berjalan lancar tanpa hambatan,” harapnya.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya dalam penanganan banjir di Jakarta dan sekitarnya. Tujuannya adalah untuk mencegah gangguan terhadap aktivitas ekonomi di Jakarta dan kawasan Jabodetabek secara luas.

Baca Juga: Gedung Baru Univ Islam Syekh Wasil Al Wasil Kota Kediri Diduga Salahi Bestek, Pejabat Belum Bisa Dikonfirmasi

Sebagai informasi tambahan, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pentingnya pendekatan yang komprehensif dari hulu hingga hilir. Hal ini diperlukan untuk mengurangi risiko banjir di masa depan.

AHY juga menyoroti pentingnya percepatan rehabilitasi, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang. Tujuannya adalah untuk memastikan pemulihan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Selain langkah tanggap darurat, pemerintah juga harus mempersiapkan strategi jangka panjang untuk mencegah banjir berulang.

Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung