Selasa (12/12)
Polisi menerima laporan dari Muhamad Kholil yang mengaku kehilangan korban yang mengaku bahwa istrinya mirip dengan mayat tersebut. Polisi saat itu memeriksa Kholil, namun ditemukan tidak ada persesuaian keterangannya dengan hasil visum korban.

“Akan tetapi penyidik menemukan kejanggalan dari keterangan Kholil ini, sehingga kami interogasi secara maraton,” sambung Hendy.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan












