Di tempat lain, seorang warga setempat bernama Abay (20 tahun) mengatakan bahwa rumah besar yang menjadi lokasi kejadian memang sering terlihat sepi dan cukup tertutup.
“Tempatnya sepi, rumahnya cukup tertutup,” ujar Abay, yang bekerja sebagai petugas keamanan di kawasan perumahan yang berada di samping lokasi kejadian.
Baca Juga: KPK Dalami Modus Ancaman Surat Mundur Terhadap Sembilan Pejabat Pemkab Tulungagung
Menurut pengetahuan Abay, rumah besar tersebut dulunya adalah milik politikus senior dari Partai Golkar, Fahmi Idris. Namun, setelah kematian Fahmi Idris, rumah tersebut disewakan kepada pihak lain.
Tragedi Kematian Anggota Polisi: Pihak Kepolisian Masih Berjaga di Lokasi Kejadian
Dari kehadiran pihak kepolisian yang masih berjaga di lokasi kejadian, tampaknya investigasi terkait kematian Brigadir RA masih dalam proses yang berjalan. Meskipun begitu, suasana sekitar TKP masih tetap sepi dan tertutup, menandakan bahwa kejadian tersebut telah menimbulkan dampak yang cukup besar bagi lingkungan sekitarnya.
Dengan demikian, masyarakat dan pihak berwenang masih menantikan hasil penyelidikan lebih lanjut untuk memahami dengan jelas apa yang sebenarnya terjadi pada tragedi yang mengejutkan ini.












