Example floating
Example floating
PeristiwaKEDIRI RAYA

Kisah Pilu Sang Perantau, Misteri Kematian TKI Kediri di Tanah Ginseng

A. Daroini
×

Kisah Pilu Sang Perantau, Misteri Kematian TKI Kediri di Tanah Ginseng

Sebarkan artikel ini
Kisah Pilu Sang Perantau, Misteri Kematian TKI Kediri di Tanah Ginseng

Kediri, Memo
Kabar duka menyelimuti Desa Sukoharjo, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Seorang putra terbaiknya, BA, yang selama ini dikenal sebagai pahlawan devisa di Korea Selatan, harus kembali ke tanah air bukan dalam keadaan hidup, melainkan hanya menyisakan nama dan duka mendalam.

Pria muda itu dikabarkan meninggal dunia secara misterius di Bandara Internasional Incheon, meninggalkan banyak pertanyaan tentang penyebab kepergiannya yang mendadak.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri

Tragedi di Terminal Keberangkatan

Menurut informasi yang diterima dari Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, BA menghembuskan napas terakhir pada Jumat, 27 Juni 2025, di area terminal keberangkatan internasional Bandara Incheon, Seoul. Informasi tragis ini pertama kali diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul, yang juga sigap memfasilitasi proses pemulangan jenazah almarhum kembali ke kampung halaman di Kediri.

Dugaan awal mengarah pada sebuah insiden nahas: BA diduga terjatuh dari lantai 3 bandara hingga mencapai lantai basement B1. Sebuah skenario yang menimbulkan kepedihan sekaligus pertanyaan besar.

Baca Juga: Laksanakan Tugas Kemanusiaan, Babinsa Koramil 02 Pesantren / Kodim 0809 Kediri Amankan dan Evakuasi ODGJ di Kelurahan Tempurejo

Pihak kepolisian Korea Selatan kini tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap tabir di balik kematian yang tak terduga ini. “Menurut laporan dari KBRI, jenazah tidak diotopsi. Penyelidikan awal tidak menemukan unsur kekerasan. Polisi Korea masih melanjutkan investigasinya,” terang Ibnu Imad, mengutip laporan resmi.

Jejak Perjuangan di Tanah Rantau

Data dari KBRI Seoul mengungkap perjalanan panjang BA sebagai seorang pekerja migran. Ia pertama kali menjejakkan kaki di Negeri Ginseng pada Maret 2018 dan bekerja hingga April 2022. Setelah sempat kembali ke Indonesia, semangatnya untuk mengadu nasib demi keluarga mendorongnya untuk kembali berangkat ke Korea pada Februari 2024 melalui skema re-entry. Selama kurun waktu tersebut, ia bekerja keras, menyumbangkan devisa bagi negara, hingga musibah itu merenggut nyawanya.

Baca Juga: Pasca Insiden Pengendara Sepeda Motor Tertemper KA Brantas di Perlintasan JPL 265 KM 172+762 Petak Jalan Kras–Ngadiluwih,PT KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Rambu Tanda Dahulukan Laju KA