Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Kediri

KAI Daop 7 Madiun Perkuat Safety Culture, Tilik Lintas Blitar–Talun Sekaligus Tinjau Pembangunan 13 Gardu Perlintasan Baru

Hamzah Abdilah
×

KAI Daop 7 Madiun Perkuat Safety Culture, Tilik Lintas Blitar–Talun Sekaligus Tinjau Pembangunan 13 Gardu Perlintasan Baru

Sebarkan artikel ini
IMG 20260728 WA0021

KEDIRI,MEMO– PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus memperkuat budaya keselamatan (safety culture) sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan transportasi kereta api yang aman, selamat, nyaman, dan tepat waktu. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Tilik Lintas yang dipimpin Deputy Daop 7 Madiun, Alam Prasetyo, bersama Manager Operasi serta Manager Jalan Rel dan Jembatan (JJ), dengan meninjau lintas Stasiun Blitar–Stasiun Talun.

Kegiatan pengawasan lapangan tersebut bertujuan memastikan seluruh aspek operasional berjalan sesuai standar serta meminimalkan potensi gangguan yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan kereta api.

Dalam kegiatan itu, jajaran manajemen melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari kondisi infrastruktur jalur rel, sistem persinyalan, fasilitas pelayanan di stasiun, hingga administrasi perjalanan kereta api.

Pengecekan meliputi kondisi track atau jalur rel untuk memastikan tetap andal dan laik operasi, pemeriksaan sistem persinyalan, kondisi perlintasan sebidang, penertiban lingkungan di sekitar jalur kereta api, kebersihan dan kelayakan bangunan stasiun, serta pemeriksaan administrasi Perjalanan Kereta Api (Perka).

Di hadapan petugas lapangan, Deputy Daop 7 Madiun juga menegaskan pentingnya disiplin dalam menjalankan tugas sesuai regulasi dan Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku.

“Implementasi budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) harus terus dijalankan agar kebersihan lingkungan kerja tetap terjaga. Selain itu, pastikan perawatan sarana, prasarana, dan alat kerja dilakukan secara berkala,” tegas Deputy Daop 7 Madiun.

Usai melakukan pemeriksaan lintas, rombongan melanjutkan peninjauan pembangunan Gardu JPL 172 di Km 112+3/4 antara Stasiun Talun–Garum.

Pembangunan gardu penjagaan perlintasan sebidang tersebut merupakan bagian dari program strategis PT KAI Daop 7 Madiun untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus memberikan perlindungan lebih baik bagi masyarakat pengguna jalan.

Secara keseluruhan, KAI Daop 7 Madiun membangun 13 gardu JPL baru yang tersebar di sejumlah titik strategis pada lintas Bagor–Kertosono. Titik-titik tersebut berada di wilayah petak jalan antara Stasiun Minggiran–Papar, Papar–Purwoasri, Purwoasri–Kertosono, Talun–Garum, Garum–Blitar, Blitar–Rejotangan, Rejotangan–Ngunut, hingga Sumbergempol–Tulungagung.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kegiatan Tilik Lintas merupakan bentuk komitmen nyata manajemen dalam memastikan seluruh aspek operasional kereta api berada dalam kondisi aman dan andal.

“Kegiatan Tilik Lintas ini merupakan bentuk komitmen nyata jajaran manajemen KAI Daop 7 Madiun dalam memastikan seluruh aspek operasional, mulai dari kelaikan infrastruktur jalur rel, fasilitas stasiun, hingga sistem persinyalan, berada dalam kondisi yang handal dan aman. Selain itu, peninjauan progres pembangunan gardu JPL di 13 titik strategis wilayah Daop 7, termasuk JPL 172 antara Talun–Garum, menunjukkan keseriusan kami dalam meningkatkan keselamatan, baik bagi perjalanan kereta api maupun para pengguna jalan raya,” ujar Tohari.

Ia menambahkan, pengawasan rutin dan kepatuhan terhadap SOP menjadi fondasi utama dalam menjaga budaya keselamatan di lingkungan KAI.

“Melalui pengawasan ketat dan kepatuhan terhadap SOP ini, kami ingin memastikan budaya keselamatan (safety culture) terus terjaga demi mewujudkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan,” pungkasnya.(Hamzah)

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini