
Ada kasus perampokan sebanyak 48 rampok menggunakan sepeda motor dengan modus sebagai petugas PLN dan PDAm beroperasi di daerah Ngagel – Bratang – Barata – Pucang – Juwingan – Kertajaya – Manyar – Klampis – Semolo – Rungkut dan sekitarnya, ada berita Hoax. Berita tersebut disampaikan secara berantai melalui SMS dari warga ke warga.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M Iqbal. Saat dikonfirmasi tentang pesan berantai tersebut Iqbal menegaskan, tidak pernah ada kejadian 48 perampokan rumah di wilayah Medokan Ayu, Rungkut Surabaya. “Dalam sebulan ini, Rungkut nihil kejadian bermodus seperti ini,” katanya.
Menurutnya, informasi pesan tersebut tidak benar dan bisa meresahkan masyarakat. Menurutnya, memberi informasi, haruslah berdasarkan data yang benar atau tepat. Kalau mengarang, dikhawatirkan malah membuat masyarakat menjadi semakin resah.
Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengimbau agar warga tetap waspada terhadap tamu yang tak dikenal. Jika ada tamu yang mengatasnamakan petugas Telkom, PLN, PDAM, lebih baik dicek ke call center kantor-kantor tersebut.
Pesan berantai tentang perampokan rumah warga di Surabaya yang menyamar sebagai petugas PLN, PDAM atau pura-pura membeli rokok di toko/warung kecil sejak Jumat 10 Februari 2017 tidak benar alias HOAX.
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












