“Kami masih menunggu keputusan dari Kodam IV. Mungkin tidak perlu membuat perjanjian kerja sama baru, cukup dilakukan adendum saja. Ini penting karena kolam retensi merupakan elemen pendukung utama underpass, jadi pompa sementara juga sudah disiapkan,” jelas Dody.
Setelah proyek selesai, pengelolaan kolam retensi akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Surakarta. Dengan demikian, pemeliharaan serta operasional fasilitas ini akan menjadi tanggung jawab pemda untuk memastikan fungsinya tetap optimal dalam jangka panjang.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Dialog Nasional, Cari Solusi Badai PHK di Industri Media
Pembangunan kolam retensi ini diharapkan bisa menjadi solusi efektif dalam mengatasi banjir yang selama ini menjadi masalah utama bagi warga Joglo dan sekitarnya. Dengan dukungan dari berbagai pihak, proyek ini ditargetkan rampung sebelum peresmian oleh Presiden Prabowo.
Tags:












