Example floating
Example floating
Peristiwa

Insektisida Alami dari Bahan Limbah Batok Kelapa

A. Daroini
×

Insektisida Alami dari Bahan Limbah Batok Kelapa

Sebarkan artikel ini

[ad_1]

Kediri, Memo

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Limbah buah kelapa banyak sekali fungsinya, selain serambutnya bisa diolah menjadi kerajin tangan seperti pot, kali ini batok kelapanya bisa diolah menjadi bahan pembasmi hama insektisida alami atau pestisida yang bisa digunakan di lahan pertanian.

Ditangan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab Kediri, limbah Botok kelapa bisa dimanfatkan sebagai bahan pembasmi hama pertanian. Dengan inovasi membuat bahan alami, batok kelapa yang selama ini dianggap sebagai limbah, oleh PPL Dispertanbun Kab Kediri, Najibul Fikri, diolah sebagai bahan pembasmi serangga yang bebas dari bahan non kimia.

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

Dalam proses pembuatannya, batok kelapa dimasukan ke dalam tempat pembakaran yang dinamai Pirolisis kurang lebih selama 20 menit, yang nantinya akan keluar asap cair.

Asap cair merupakan hasil kondensasi atau pengembunan dari uap hasil pembakaran bahan bahan yang mengandung liknin, senyawa karbon dan selulosa yang terkandung didalam batok kelapa. Nantinya asap cair tersebut, sebagai pengganti pestisida nabati atau insektisida alami digunakan dalam pertanian organik.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Najibul Fikri, PPL Dispertanbun Kab Kediri menjelaskan, untuk 100 kilogram batok kelapa yang sudah kering nantinya bisa menghasilkan kurang lebih 25 liter asap cair.