Example floating
Example floating
Home

Heboh! Webinar Tangkal Radikalisme di Media Sosial Kalimantan!

Alfi Fida
×

Heboh! Webinar Tangkal Radikalisme di Media Sosial Kalimantan!

Sebarkan artikel ini
Heboh! Webinar Tangkal Radikalisme di Media Sosial Kalimantan!
Heboh! Webinar Tangkal Radikalisme di Media Sosial Kalimantan!

Muhammad Riza Hilmi, Dosen STIKOM Bali, menambahkan bahwa berita hoaks dan informasi palsu menjadi salah satu alat propaganda radikalisme di media sosial, karena mudahnya akses internet dan media sosial yang murah. Oleh karena itu, penting bagi pengguna internet untuk dapat mengenali ciri-ciri gerakan radikalisme, seperti konten provokatif, klaim sepihak, dan argumen yang tidak rasional.

Andi Fauziah Astrid, Dosen UIN Alaudin Makassar, menekankan tentang pentingnya multikulturalisme dalam pembuatan konten di dunia digital. Ia menyatakan bahwa Indonesia adalah negara multikultural, dan dalam pembuatan konten, haruslah menghargai keragaman budaya serta menghapuskan prasangka dan diskriminasi.

Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta

Webinar Makin Cakap Digital merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi. Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dapat diakses melalui website literasidigital.id atau akun media sosial resmi seperti Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Literasi Digital Kominfo, dan Youtube Literasi Digital Kominfo.

Mengatasi Ancaman Radikalisme di Media Sosial Melalui Gerakan Literasi Digital

Dalam menghadapi perkembangan dunia digital, internet telah menjadi sarana penyebaran informasi yang sangat luas, namun, disisi lain, juga menjadi ajang bagi penyebaran ideologi dan pemahaman radikalisme. Fenomena ini bukan hanya menjadi masalah di Indonesia, melainkan juga di banyak negara lainnya.

Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup

Oleh karena itu, literasi digital menjadi semakin penting sebagai upaya untuk menangkal radikalisme dan intoleransi di media sosial. Webinar Literasi Digital #MakinCakapDigital 2023 menyoroti tentang bahaya berita hoaks dan informasi palsu yang sering digunakan sebagai alat propaganda radikalisme.

Masyarakat harus memiliki pemahaman yang baik mengenai ciri-ciri gerakan radikalisme seperti konten provokatif, klaim sepihak, dan argumen yang tidak rasional. Dengan pemahaman tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjadi pengguna internet yang cerdas, bijak, dan mampu melindungi diri dari ancaman-ancaman negatif di dunia maya.

Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan