Akibat teror yang dialamoi leh guru TK itu, dia sampai disingkirkan dan dipecat dari lembaga tempat dia mengajar. Pasalnya, teman guru dan pengurus TK juga terdampak akibat teror dari pinjaman online.
Kini, Ketua DPD RI La Nyalla Mattaliti meminta OJK untuk menertibkan praktek pinjaman online dan segera menutup lembaga keuangan yang memberikan pinjaman online secara illegal. Pemerintah juga diharap untuk menertibkan debt collektor yang melakukan aksi kekerasan.
Selengkapnya, baca : Ketua DPD RI Minta Pinjol Ditutup
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup
Walikota Malang Tutup Semua Hutang Guru TK, Sedang Kasus Santet Sapi Belum Reda
Tiga top berita tersebut menjadi tranding topik di pencarian Memo. Beberapa kasus, misalnya kasus pinjaman online, ditindak lanjuti Walikota Malang. Setelah memanggil guru TK yang viral karena diteror debt collektor, kini pinjamannya ditutup semua oleh Pemkot Malang.
Sementara itu, kasus santet sapi, belum ada upaya riil dari Pemkab Tulungagung maupun Polres setempat, untuk meminimalisir kasusnya merembet ke masalah lain. Pasalnya, dengan ditemukannya kasus tersebut, dugaan kuat, akan terjadi kehidupan yang kurang harmonis .
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
Antara tokoh masyarakat, antara satu warg dengan warga lain, akan saling curiga dan saling tidak tegur sapa, bila dugaan ilmu santet itu belum diungkap secara jelas, hingga semua masyarakat saling mengetahui.












