“Strategi konservasi bergantung pada data populasi, kondisi habitat, serta ancaman yang dihadapi oleh macan tutul,” jelas Satyawan. Berdasarkan hasil analisis tersebut, ditemukan bahwa populasi macan tutul Jawa tersebar di enam bentang alam, antara lain Rawa Danau, Gunung Burangrang, Gunung Ciremai, Sindoro-Dieng, Panusupan, dan Bromo-Tengger-Semeru bagian selatan.
Hariyo Wibisono, Direktur Yayasan Sintas Indonesia, mengungkapkan bahwa meskipun survei ini telah memberikan wawasan mengenai sebaran populasi, mereka masih belum dapat mengungkapkan jumlah total populasi macan tutul Jawa. “Kami masih perlu mengidentifikasi individu-individu berdasarkan pola totolnya,” katanya. Hal ini karena beberapa macan tutul Jawa memiliki warna hitam yang menyulitkan identifikasi.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan












