Selama bertahun-tahun, Michael berhasil memberikan imbal hasil atau return investasi di atas rata-rata 1% di atas imbal hasil pasar saham.
Citra Miliarder yang berdedikasi Mengatasi tantangan dunia
Bagian dari pekerjaan Michael lainnya yakni membantu Bill Gates menegakkan citranya sebagai miliarder yang berdedikasi untuk mengatasi tantangan dunia, daripada membuat langkah berani yang dapat menarik perhatian.
Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta
“Harga yang harus dibayar oleh beberapa orang ini untuk menghindari berita yang sangat tinggi,” kata Tayyab Mohamed, salah satu pendiri perusahaan perekrutan kantor keluarga, Agreus Group.
Michael, pria 61 tahun, pernah menjadi pemberitaan lantaran disebut menciptakan kultur ketakutan dan pelecehan pada karyawan. New York Times mewawancarai beberapa mantan karyawan Cascade dan memperoleh beragam informasi miring tentang dia.
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup
Fakta Lain, Penampilan atraktif dan Rasis
Disinyalir, Michael menilai karyawan berdasarkan penampilan atraktif mereka dan dalam beberapa kesempatan menyebutkan komentar seksual yang tidak pantas. Dia juga mengucapkan kata rasis pada karyawan kulit hitam.
Mohamed mengatakan hal tersebut tidaklah mengejutkan, dan mengapa Michael masih dipekerjakan setelah tuduhan tersebut. Ini mengingat masa jabatannya selama beberapa dekade dengan Gates dan kesetiaannya.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
“Seandainya Michael tidak memiliki dampak profesional yang dia miliki, itu akan menjadi sederhana ya, dia harus mengundurkan diri,” kata Mohamed.












