Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYA

Hari Ke Empat ; Tim Tanggap Darurat Terjunkan 79 Personil

A. Daroini
×

Hari Ke Empat ; Tim Tanggap Darurat Terjunkan 79 Personil

Sebarkan artikel ini
tim tanggap darurat

tim tanggap darurat

NGANJUK,MEMO.CO.ID –

Baca Juga: Rekor Satu Dekade Kabupaten Kediri Raih Opini WTP ke-10 Berturut-turut Tanpa Putus

Hari ke empat proses pencarian dan evakuasi para korban tanah longsor di Dusun Dlopo Desa Kepel Kecamatan Ngetos pada Rabu (11/4 ) , Tim Tanggap Darurat yang dipimpin oleh Dandim 0810,Letkol Arh Sri Rusyono,S.SE mengerahkan sebanyak 79 personil tem evakuasi yang diterjunkan kelokasi longsor.

Dari jumlah itu terdiri dari 7 personil dari Basarnas, 18 anggota TNI AD, 6 personil dari tem SAR, 10 anggota Polri, Sar Dog berjumlah 5 orang, BPBD Kabupaten Nganjuk berjumlah 10 orang serta BPBD Kabupaten Jombang berjumlah 5 orang.Sedangkan untuk kelompok relawan terdiri dari komonitas OI sebanyak 5 orang, ACT berjumlah 5 orang, KRI dan TSA 5 orang .

Baca Juga: Penutupan Total Jembatan Kaliombo Kediri selama 7 Bulan Dishub Siapkan Rekayasa Lalin

Dari data yang dihimpun, peralatan yang digunakan tem evakuasi di hari keempat kali ini masih manual. Diantaranya cangkul berjumlah 22 buah, Skrop berjumlah 28 buah, Alkom 2 buah, SRT sebanyak 6 set senso 2 buah ditambah lagi dari tem sar Dog menerjunkan 2 anjing pelacak.

Dikatakan Dandim 0810 Nganjuk,Letkol Arh Sri Rusyono ,S.SE tem evakuasi dibagi menjadi 6 SAR Rescue Unit ( SRU). SRU 1 dijaga oleh 3 personil yang bertugas menjaga bendungan sungai dan menghalau masyarakat untuk tidak mendekat ketitik rawan longsor serta mengawasi jalanya pencarian. Sementara untuk SRU 2 sampai 6 ada sekitar 72 personil ditrerjunkan ke area pencarian .

Baca Juga: Kisah Haru Warga Puncu Bangkit Lewat Program Bantuan Modal Usaha Bupati Kediri

‘’ Pencarian dan evakuasi untuk sementara belum bisa menggunakan alat berat,karena terkendala medan yang sangat sulit. Jadi untuk mengejar waktu pencarian para korban ,tem evakuasi masih menggunakan alat manual,’’ tegasnya.

Sampai berita ini ditulis, proses pencarian dan evakuasi oleh tem evakuasi sampai sore hari pukul 16,30 WIB belum membuahkan hasil. Dari lima korban yang diduga tertimbun tanah longsor belum ada tanda tanda ditemukan dititik pusat longsor. Sementara hasil penggalian tanah baru mencapai 6 x 9 meter dengan kedalaman 3 meter. ‘’ Pencarian akan dilanjutkan esok pagi ,’’ pungkas Letkol Arh Sri Rusyono . ( adi )