Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Home

Harga Cabai Rawit Naik? Deputi KSP: Jangan Panik, Petani Justru Diuntungkan

Avatar
×

Harga Cabai Rawit Naik? Deputi KSP: Jangan Panik, Petani Justru Diuntungkan

Sebarkan artikel ini

MEMO – Deputi III Kantor Staf Presiden (KSP), Edy Priyono, menilai bahwa kenaikan harga cabai rawit hingga mencapai Rp67.650 per kilogram pada pekan pertama Januari 2025 tidak perlu disikapi secara berlebihan. Ia menyebut, lonjakan harga ini justru memberikan manfaat ekonomi bagi petani lokal.

“Cabai rawit adalah komoditas lokal yang berasal dari petani kita sendiri. Jadi, tidak perlu kita terlalu reaktif atau menerapkan kebijakan yang terlalu drastis,” ujar Edy dalam keterangannya, Rabu (8/1/2025).

Baca Juga: Ormas 212 dan PSHT Gelar Doa Bersama untuk Korban Pengeroyokan di Loceret Nganjuk

Saat ini, harga cabai rawit memang telah melampaui batas atas harga acuan yang ditetapkan sebesar Rp57 ribu per kilogram. Meski begitu, Edy menegaskan bahwa kenaikan ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani, meskipun konsumen harus menghadapi harga yang lebih tinggi.

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan yang terlalu cepat atau ekstrem dalam menekan harga berpotensi merusak ekosistem produksi cabai rawit. Oleh karena itu, pemerintah diminta untuk tetap berhati-hati dalam mengambil langkah strategis.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Ayahnya, Megawati Pertegas Semangat Merawat Warisan Bung Karno 

Edy menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara harga yang tidak terlalu memberatkan konsumen dengan keuntungan yang tetap memadai bagi petani. Dengan demikian, dampak positif dari kenaikan harga ini dapat dirasakan oleh semua pihak.