Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Home

Ormas 212 dan PSHT Gelar Doa Bersama untuk Korban Pengeroyokan di Loceret Nganjuk

Prawoto Sadewo
×

Ormas 212 dan PSHT Gelar Doa Bersama untuk Korban Pengeroyokan di Loceret Nganjuk

Sebarkan artikel ini

Blitar, Memo.co.id

Jajaran pengurus Pusat (DPP) dan Daerah (DPD Jawa Timur) Ormas 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera menggelar aksi solidaritas berupa tahziyah dan doa bersama di rumah duka almarhum Mas Minal Kosirin di Desa Macanan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Kamis (25/6/2026).

Baca Juga: Ziarah ke Makam Ayahnya, Megawati Pertegas Semangat Merawat Warisan Bung Karno 

Almarhum merupakan korban meninggal dunia akibat dugaan pengeroyokan yang terjadi di Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, pada Selasa (23/6/2026) dini hari lalu. Insiden berdarah tersebut diketahui terjadi bertepatan dengan momen malam pengesahan warga PSHT Pusat Madiun.

Kehadiran rombongan Ormas 212 ke rumah duka turut didampingi oleh sejumlah anggota PSHT Kabupaten Nganjuk. Isak tangis keluarga tak terbendung saat rombongan menyampaikan rasa belasungkawa. Pihak keluarga korban pun secara tegas meminta aparat penegak hukum (APH) bertindak profesional dan mengusut tuntas kasus ini.

Baca Juga: Kapolres Blitar Klarifikasi Isu Dugaan Penganiayaan Ajudan Wakapolres

Berdasarkan informasi dari pengurus cabang setempat, pihak kepolisian bergerak cepat dan saat ini telah mengamankan sedikitnya 18 orang yang diduga kuat terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Evaluasi Total Perguruan Silat

Baca Juga: Beky Herdihansah Janji Perjuangkan Harga Telur Peternak Rakyat Blitar, Siap Surati Pemerintah Pusat

Ketua Umum Ormas 212 Loro Siji Loro, Mas Dana, menyatakan keprihatinan yang mendalam atas tragedi yang kembali mencoreng marwah dunia seni bela diri ini. Menurutnya, insiden kekerasan seperti ini tidak boleh ditoleransi dan harus menjadi momentum evaluasi besar-besaran.

“Seharusnya organisasi pencak silat menjadi wadah pelestarian budaya dan warisan bela diri leluhur bangsa. Sangat disayangkan apabila masih terjadi peristiwa yang mencoreng nama baik perguruan. Harapan kami ke depan, seluruh perguruan pencak silat, khususnya di Kabupaten Nganjuk, dapat terus berbenah demi terciptanya persaudaraan yang lebih baik,” ujar Mas Dana.

Usai mengunjungi rumah duka, rombongan bersama warga PSHT Nganjuk bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) di depan SDN Sukorejo. Di lokasi tersebut, mereka melakukan aksi tabur bunga dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.

### Inisiasi Sarasehan Lintas Perguruan

Mengantisipasi gesekan horizontal di masa mendatang, Dewan Pertimbangan Pusat Ormas 212, Mas Bagus Romadhon, mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera melakukan konsolidasi dengan Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Ormas 212 berencana menginisiasi sebuah agenda sarasehan makro yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan seluruh perguruan silat yang ada di Nganjuk.

“Melalui sarasehan bersama seluruh perguruan silat, kami berharap terjalin hubungan yang semakin erat sehingga Kabupaten Nganjuk dapat menjadi daerah yang guyub, rukun, aman, tenteram, serta masyarakatnya hidup makmur dan sejahtera,” tutur Mas Bagus.

Ormas 212 menegaskan akan terus mengawal jalannya proses hukum yang berkeadilan sembari mendorong terciptanya stabilitas keamanan dan kerukunan antar-elemen masyarakat di Kabupaten Nganjuk.**