“Kalau nanti tebu ini masih dimiliki oleh juragan-juragan tertentu, sampai kapan petani bisa sejahtera. Untuk itu, koperasi adalah langkah yang tepat,” bebernya.
Slamet juga menjelaskan, nantinya Koperasi Merah Putih akan berbasis pada ketahanan pangan. Tujuannya, menyelamatkan harga saat panen raya tiba.
Baca Juga: Dugaan Pelecehan Seksual di Kampus, BPP UNU Blitar Akhirnya Nonaktifkan Dosen
“Jangan sampai harga jatuh saat panen raya. Semua harus ditampung oleh koperasi. Maka pemerintah hadir membantu permodalan awal. Jadi modal awalnya dibiayai oleh negara,” pungkasnya. **
Baca Juga: MAKI Ingatkan Pentingnya Clean Governance dalam Pemilihan Ketua KONI Blitar
Baca Juga: Weppy Susetiyo: Ketua KONI Harus Jadi Teladan, Bukan Figur Bermasalah Hukum












