Kesepakatan ini sejalan dengan keinginan Presiden Jokowi untuk meningkatkan nilai investasi Indonesia di Tanzania dalam sektor energi melalui perusahaan BUMN seperti Pertamina.
Jokowi menilai bahwa investasi dalam sektor energi adalah sangat strategis dan dapat memperkuat kerja sama antara negara-negara berkembang.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
“Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan investasi di Tanzania, termasuk dalam pengelolaan Blok Gas Mnazi Bay oleh perusahaan BUMN Indonesia serta pengolahan gas alam menjadi bahan kimia dan pupuk,” kata Jokowi.
Perjanjian Kerja Sama Strategis TPDC dan Pertamina untuk Penguatan Sektor Energi di Tanzania
Sejalan dengan visi Presiden Jokowi, investasi Indonesia di Tanzania dalam sektor energi akan terus ditingkatkan. Hal ini mencakup pengelolaan Blok Gas Mnazi Bay oleh BUMN Indonesia dan pengolahan gas alam menjadi produk bernilai tambah seperti bahan kimia dan pupuk.
Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb
Dengan demikian, perjanjian ini bukan hanya tentang kemitraan bisnis, tetapi juga tentang kerja sama antarnegara berkembang untuk memajukan sektor energi yang sangat strategis.












