Setelah tawar-menawar harga, keduanya sepakat bertemu di sekitar Taman Ngronggo, Kota Kediri.Namun, Risza merasa curiga terhadap 14 lembar uang pecahan Rp 100.000 yang dibayarkan MM.Uang tersebut terasa berbeda saat dipegang Risza. Risza menduga uang yang diberikan MM tersebut palsu.
Seorang saksi, Wiji Wahyu Lestari (20), warga Desa Jambean Kecamatan Kras mengajak MM untuk membuktikan keaslian uang pecahan Rp.100.000 tersebut di ke minimarket terdekat,Namun MM menolaknya. Saat di desak akhirnya, MM mengakui bahwa uang pecahan Rp 100.000 tersebut palsu yang.
Kassubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan,” Kini tersangka masih kami periksa untuk mengetahui asal mula uang palsu tersebut di dapat,” ungkapnya.(wing)












