Example floating
Example floating
TULUNGAGUNG

Gaji Pas-pasan, Pelayanan Terancam, Perangkat Desa Tulungagung Tuntut Kenaikan Anggaran

A. Daroini
×

Gaji Pas-pasan, Pelayanan Terancam, Perangkat Desa Tulungagung Tuntut Kenaikan Anggaran

Sebarkan artikel ini
Gaji Pas-pasan, Pelayanan Terancam, Perangkat Desa Tulungagung Tuntut Kenaikan Anggaran

Tulungagung, Memo

Sebagai barisan terdepan pelayanan publik, para perangkat desa di Tulungagung merasa terbebani. Gaji yang pas-pasan, jauh di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK), membuat mereka merasa sulit untuk bekerja maksimal.

Baca Juga: Penyidik KPK Sasar Kantor Dinas Kesehatan Terkait Kasus Korupsi Sugiri Sancoko

Realitas ini mendorong ratusan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) untuk mendatangi kantor DPRD Tulungagung pada Rabu (20/08/2025), membawa satu tuntutan: kenaikan gaji.

Ketua PPDI Tulungagung, Suyono, menjelaskan inti masalahnya. “Gaji kita pas-pasan. Anggaran Dana Desa (ADD) sekarang hanya 10 persen, kebutuhan dasar operasional Pemdes sering tidak tercukupi,” keluhnya. Ia menegaskan, sebagai ujung tombak pelayanan, perangkat desa membutuhkan dukungan finansial yang lebih baik agar bisa membangun desa secara optimal.

Baca Juga: Ratusan Massa Gelar Aksi Peternak Ayam Tulungagung Tolak Ekspansi Korporasi Global