Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Jatim

Fenomena Frost Kembali Melanda Wilayah Taman Nasional Bromo

A. Daroini
×

Fenomena Frost Kembali Melanda Wilayah Taman Nasional Bromo

Sebarkan artikel ini
225880026 660927931974712 7454634267766551608 n 8c806558fb682c07c26a5f0debcc8a09 f8304d6eb8007715e050e26abfdedb59 wm 600x315 e1627630957102

Meskipun merupakan fenomena yang normal terjadi, tetapi Sarif tetap mengingatkan kepada masyarakat khususnya petani untuk tetap berhati-hati. Karena fenomena frost atau embun upas memiliki potensi merusak tanaman.

Sebab, jika embun upas yang menempel di tanamab tidak segera disiram air maka akan menganggu metabolisme tanaman dan justru mempercepat pembusukan.

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

“Jadi masyarakat terutama petani harus tanggap. Terutama jika didapati malam harinya suhunya dingin menusuk tulang, maka paginya harus segera melihat tanaman mereka,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi menyebut bahwa frost tidak bertahan lama. Hanya ketika pagi hari saja. Ketika matahari terbit maka frost akan mencair sendiri.

“Tetapi memang kadang juga bisa lebih lama bergantung apda cuaca. Kemunculan embun upas juga hanya kalau suhunya rendah sekali,” tandasnya.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini