Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menginformasikan bahwa proses pencarian pengganti untuk operator Blok Tuna, yang sebelumnya dipegang oleh perusahaan Rusia Zarubezhneft, masih berlangsung. Beberapa perusahaan telah menunjukkan minat untuk menggantikan Zarubezhneft.
Tutuka Ariadji, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, menjelaskan bahwa pembukaan data room di Blok Tuna masih berlangsung, dan ia berharap proses pencarian mitra dapat diselesaikan pada bulan April 2024.
Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb
“Saat ini masih dalam proses membuka data. Beberapa perusahaan tertarik. Kami berharap pada bulan April 2024, kami akan memiliki mitra baru,” katanya pada Rabu (10/1/2024).
Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi berharap proses peralihan participating interest (PI) di Blok Tuna dapat selesai pada tahun ini.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Pencarian Operator Pengganti Zarubezhneft Menuju Kepastian April 2024
Nanang Abdul Manaf, Wakil Kepala SKK Migas, menyatakan bahwa pencarian operator pengganti Zarubezhneft di Blok Tuna masih berlanjut. Ia juga berharap proses divestasi Zarubezhneft di Blok Tuna dapat segera selesai pada tahun ini. Gas yang dihasilkan dari Blok Tuna sudah memiliki calon pembeli dari Vietnam.