“PPP ini sesungguhnya hatinya di Anies Baswedan sudah tentu, hati masanya,” terang Refly.
“Elitenya tersandera istana karena ia bagian dari istana,” sambungnya.
Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta
Seperti dijumpai, PPP secara kelembagaan partai bergabung dengan Konsolidasi Indonesia Bersatu yang diisi bersama dengan Golkar dan PAN yang mana condong konsolidasi kekuasaan.
Dengan keadaan itu di mana suara massa condong ke Anies tapi elite PPP masih di kekuasaan, Refly memandang PPP sedang main dua kaki.
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup
“Mereka masih bermain dua kaki, tetapi kita tidak paham saat nanti paling akhir,” lebih Refly Harun.
Awalnya, FKM mengumumkan support ke Anies Baswedan. Maklumat ini digerakkan oleh figur senior PPP Habil Marati dan Bambang Aris S dan beberapa eks Anggota DPR RI Fraksi PPP.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan












