Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Home

Elite PPP Tidak Seberani Surya Paloh untuk Mendukung Anies Baswedan, Meski Kader di Bawah Deklarasi Dukung Anies

A. Daroini
×

Elite PPP Tidak Seberani Surya Paloh untuk Mendukung Anies Baswedan, Meski Kader di Bawah Deklarasi Dukung Anies

Sebarkan artikel ini
Elite PPP Tidak Seberani Surya Paloh untuk Mendukung Anies Baswedan, Meski Kader Dibawah Deklarasi Dukung Anies

Jakarta, Memo
Elit PPP di Jakarta, tidak seberani Surya Paloh Ketum Partai Nasdem, yang sudah bulat mendukung pencapresan Anis Baswedan, sebagai kandidat Calon Presiden pada Pemilu 2024. PPP dinilai pengamat tersandera oleh Koalisi Indonesia Bersatu, yang digagas Partai Golkar.

Salah satunya golongan masyarakat yang mengatakan dekalrasi support ke Anies Baswedan di serangkaian aktivitas Anies di Yogyakarta ialah Forum Ka’bah Membangun (FKM) yang diisikan oleh beberapa kader, partisipan, dan senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Baca Juga: Kapolres Blitar Klarifikasi Isu Dugaan Penganiayaan Ajudan Wakapolres

Walau PPP sendiri menentang FKM ialah bagian pada mereka secara kelembagaan, mereka tidak menolak ada pula kader dan senior sebagai inisiator pergerakan itu.

Berkenaan support masa PPP ke Anies Baswedan ini, Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun ikut memberi komentar. Menurut Refly, Elite PPP tidak seberani Surya Paloh dalam berlaku memberikan dukungan Anies Baswedan.

Baca Juga: Beky Herdihansah Janji Perjuangkan Harga Telur Peternak Rakyat Blitar, Siap Surati Pemerintah Pusat

“Elite-nya belum seberani Surya Paloh yang terus-terang menudukung Anies Baswedan,” ungkapkan Refly lewat saluran Youtube kepunyaannya dikutip Minggu (19/11/22).

Berkenaan maklumat FKM ini, Refly memandang jika massa, partisipan, simpatisan, bahkan juga kader PPP sendiri lebih cenderung ke Anies Baswedan.

Baca Juga: Hari Raya Idul Adha, Ketua DPRD Kota Blitar Serukan Semangat Berbagi

Berlainan dengan suara massa simpatisan, Elite PPP sekarang ini menurut Refly tersandera oleh pihak istana sebagai resiko bergaung dengan kekuasaan.

“PPP ini sesungguhnya hatinya di Anies Baswedan sudah tentu, hati masanya,” terang Refly.

“Elitenya tersandera istana karena ia bagian dari istana,” sambungnya.

Seperti dijumpai, PPP secara kelembagaan partai bergabung dengan Konsolidasi Indonesia Bersatu yang diisi bersama dengan Golkar dan PAN yang mana condong konsolidasi kekuasaan.

Dengan keadaan itu di mana suara massa condong ke Anies tapi elite PPP masih di kekuasaan, Refly memandang PPP sedang main dua kaki.

“Mereka masih bermain dua kaki, tetapi kita tidak paham saat nanti paling akhir,” lebih Refly Harun.

Awalnya, FKM mengumumkan support ke Anies Baswedan. Maklumat ini digerakkan oleh figur senior PPP Habil Marati dan Bambang Aris S dan beberapa eks Anggota DPR RI Fraksi PPP.