Ia menjelaskan bahwa lahan untuk SPPG akan menggunakan konsep pinjam pakai dari pemerintah daerah, sementara anggaran pembangunan sepenuhnya berasal dari APBN. BGN menargetkan setiap kabupaten atau kota mendapatkan alokasi tiga titik SPPG. Setiap unit SPPG ini dirancang untuk melayani 3.000 hingga 3.500 penerima manfaat, mulai dari ibu hamil, anak sekolah, hingga balita.
Saat ini, sudah ada lebih dari 10 SPPG yang beroperasi di Kabupaten Kediri. Menurut Kudori, jumlah unit di setiap kecamatan akan disesuaikan dengan jumlah calon penerima manfaat yang ada. BGN menargetkan pembangunan SPPG tambahan di Kabupaten Kediri dapat rampung pada tahun ini. (Adv/Kominfo)
Baca Juga: KPK Selidiki Asal Muasal Uang Setoran Belasan Kepala Dinas Untuk Bupati Tulungagung












