Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Blitar

Dugaan Keterlibatan TP2ID dalam Skandal Korupsi Dam Kali Bentak Blitar

A. Daroini
×

Dugaan Keterlibatan TP2ID dalam Skandal Korupsi Dam Kali Bentak Blitar

Sebarkan artikel ini
Dugaan Keterlibatan TP2ID dalam Skandal Korupsi Dam Kali Bentak Blitar

Blitar, Memo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Blitar menunjukkan keseriusan dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi proyek Dam Kali Bentak yang merugikan negara hingga Rp5,1 miliar. Setelah mengidentifikasi besaran kerugian negara, kini fokus penyidikan melebar ke potensi keterlibatan Tim Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah (TP2ID) dalam mega korupsi ini.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Blitar, Gede Willy, mengonfirmasi bahwa TP2ID telah menjadi objek penyidikan terkait kasus Dam Kali Bentak. “Sabar ya pak, ini (terkait TP2ID) merupakan obyek penyidikan,” jawabnya singkat saat dimintai konfirmasi, Kamis (22/5).

Gede Willy masih enggan memberikan detail lebih lanjut mengenai penyelidikan aliran dana yang diduga mengalir ke TP2ID. Ia meminta publik bersabar menanti perkembangan proses hukum kasus korupsi Dam Kali Bentak ini. “Pada waktunya akan kami sampaikan ke rekan-rekan (wartawan),” tegasnya.

Perkembangan Penyelidikan dan Saksi yang Diperiksa

Isu mengenai aliran dana korupsi Dam Kali Bentak yang diduga mengalir ke TP2ID memang sempat beredar luas. Namun, Kejari Kabupaten Blitar menegaskan bahwa hal tersebut masih sebatas isu yang perlu dibuktikan. Untuk itu, tim penyidik telah memeriksa tiga anggota TP2ID sebagai saksi guna mendalami dugaan keterlibatan mereka.

Sebelumnya, tim penyidik Kejari Kabupaten Blitar juga telah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini dan memeriksa 35 orang saksi. Keempat tersangka tersebut meliputi dua pihak rekanan pelaksana proyek Dam Kali Bentak, yakni MB selaku Direktur CV pelaksana proyek dan MI sebagai tenaga administrasi. Selain itu, dua Aparatur Sipil Negara (ASN) juga telah ditetapkan sebagai tersangka: Heri Santosa (HS), Sekretaris Dinas PUPR, dan Hari Budiono alias Budi Susu (BS), Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kabupaten Blitar.

Kasus korupsi Dam Kali Bentak ini masih terus bergulir di Kejari Kabupaten Blitar. Gede Willy menegaskan komitmen mereka untuk menindak tegas pihak-pihak yang terbukti terlibat. “Kalau ada alat bukti yang menuju ke sana (keterlibatan TP2ID), kita tidak akan ragu tapi perlu waktu untuk mengumpulkan alat bukti itu,” tutupnya, menandakan bahwa proses pengumpulan bukti masih terus berjalan. korupsi Dam Kali Bentak , penyidikan TP2ID Blitar , kerugian negara Blitar

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini