Ia berharap semangat toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Kabupaten Blitar dapat terus terjaga demi menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.
Sementara itu, Ketua Panitia Sanitapa Tri Suci Waisak 2026, Saring mengapresiasi keterbukaan DPRD yang menerima umat Buddha dengan baik.
“Ini benar-benar rumah rakyat. Tempat masyarakat dapat datang dan bersilaturahmi tanpa melihat perbedaan,” katanya.
Menurutnya, kebersamaan seperti ini menjadi energi positif dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Blitar.**












