Menurutnya, pertanian yang maju dan mandiri hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak terlibat aktif dalam proses pembinaan petani.
Ia mencontohkan pengukuhan pengurus Gapoktan Karya Tani Mandiri Kabupaten Blitar masa bakti 2026–2031 sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kelembagaan petani.
Sarwi menambahkan, peningkatan kapasitas kelompok tani dapat dilakukan melalui pelatihan manajemen, pemanfaatan teknologi pertanian, hingga pengembangan kelembagaan ekonomi petani.
Melalui langkah tersebut diharapkan kesejahteraan petani terus meningkat dan ketahanan pangan di Kabupaten Blitar semakin kuat.**












