“Saya niatkan diri untuk ibadah. Seumpama saya diridhoi oleh Allah menjadi wakil bupati Blitar untuk gaji saya mulai menjabat hingga lima tahun kedepan akan saya sedekahkan kepada anak yatim piatu di Kabupaten Blitar,” tutur Haji Beky.
Pada kesempatan itu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar Rijanto-Beky menekankan, bahwa kampanye ini dirancang tidak hanya untuk menyampaikan visi-misi, tetapi juga untuk membawa dampak ekonomi bagi warga kecil.
Baca Juga: PDIP Kota Blitar Siap Rebut Lagi Kursi Wali Kota
“Sengaja kami gelar kampanye akbar ini, dampaknya berkah bagi ratusan pedagang yang mengais rezeki,” tegasnya.
Kedermawanan Beky, yang akrab disebut “Sultannya Blitar,” telah terbukti jauh sebelum masa Pilkada. Kepeduliannya terhadap warga kecil dan mereka yang tertimpa musibah menjadikannya sosok yang dekat di hati masyarakat. Hal ini juga menjadi nilai lebih yang membuat warga optimis akan kepemimpinan pasangan Rijanto-Beky.
Baca Juga: Musancab Serentak, PDI Perjuangan Blitar Perkuat Struktur dan Panaskan Mesin Politik
Kampanye akbar Rijanto-Beky ditutup dengan tausiah tokoh agama terkenal, Gus Iqdam. Selain memimpin doa bersama, pendakwah yang tengah naik daun itu juga melantunkan sholawat bersama grup musik Aftershine yang diikuti ribuan warga yang memadati lapangan












