Ketua Umum Jaringan Nasional Mileanies Pusat yang jadi relawan Anies, Muhammad Ramli Rahim membantah bahwa pihaknya terkait dengan massa yang menggebuk Ade Armando dalam aksi. Ramli mengaku pihaknya telah melarang para relawan terjun ke aksi untuk menjaga kemurnian gerakan mahasiswa.
Sehingga menurutnya, jika ada relawan yang berada di lokasi, mereka datang atas nama pribadi. Ramli juga meyakini bahwa potongan gambar berisi percakapan grup relawan Anies Apik 4 yang beredar di media sosial adalah rekayasa sebab ada percakapan serupa dengan nama grup lain.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
“Kami membuat larangan demi menjaga kemurnian gerakan mahasiswa. Kalau pun ada di lapangan, itu pribadi-pribadi. Jumlahnya sangat kecil,” kata dia kepada CNNIndonesia.com, Rabu (13/4).
Grace dalam paparannya tidak melampirkan bukti yang bisa menjawab kecurigaannya. Dia hanya menggiring informasi berdasarkan versi yang dia dapat dan mengaitkannya dengan dugaan keterlibatan relawan Anies Baswedan.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Grace merupakan pentolan PSI yang secara politik dikenal sangat berseberangan dengan Anies Baswedan. Grace bersama PSI kerap mengkritisi kebijakan Anies, terutama berkaitan dengan penyelenggaraan Formula E dan proyek sumur resapan di Jakarta.
Ketua Umum PSI saat ini, Giring Ganesha juga pernah menuding Anies Baswedan sebagai pembohong.
Baca Juga: Pria Perkasa Ini Hamili Dua Gadis Dibawah Umur, Sama Sama Hamil dan Sama Sama Lapor Polisi
Sumber artikel CNN Indonesia “Modal Tangkapan Layar WA, Grace Seret Relawan Anies di Kasus Ade” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220413120556-20-784225/modal-tangkapan-layar-wa-grace-seret-relawan-anies-di-kasus-ade.












