“Selain melestarikan budaya lokal, kami juga ingin menumbuhkan semangat nasionalisme dan rasa hormat kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan,” imbuhnya.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Sejumlah tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga dari berbagai dusun turut hadir menyaksikan pagelaran wayang kulit yang mengangkat lakon bertema perjuangan dan kebajikan.
Baca Juga: Dugaan Pelecehan Seksual di Kampus, BPP UNU Blitar Akhirnya Nonaktifkan Dosen
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Pasirharjo berharap tradisi ruwatan dan nilai-nilai kepahlawanan dapat terus hidup di tengah masyarakat, menjadi perekat sosial serta warisan budaya yang patut dijaga untuk generasi mendatang.**












