Example floating
Example floating
Abata

Cara Mengenalkan Anak tentang Muharram dan Bulan Asyura

A. Daroini
×

Cara Mengenalkan Anak tentang Muharram dan Bulan Asyura

Sebarkan artikel ini

Cara Mengenalkan Anak tentang Muharram dan Bulan Asyura

– Umat Islam di seluruh dunia telah usai merayakan Tahun Baru Islam. Bulan pertama ini dikenal dengan bulan yang istimewa, karena di dalamnya ada hari yang tak kalah penting, hari ‘Asyura.

Baca Juga: Panduan Ibadah Malam Nisfu Syaban 2026 Lengkap Jadwal Doa dan Amalan Sunnah

Untuk mengajarkan hal-hal ini kepada anak-anak, ada beberapa langkah dan cara yang bisa dilakukan. Di antaranya, memberikan penjelasan yang mudah dipahami oleh mereka.

Baca Juga: Era Baru Ibadah Suci: UU PIHU 2025 Buka Pintu Umrah Mandiri, Didukung Platform Digital Canggih Arab Saudi

Muharram merupakan bulan pertama dalam penanggalan Hijriah. Bulan ini juga merupakan salah satu dari empat bulan suci yang difirmankan oleh Allah SWT.

Dalam surah At-Taubah ayat 36 disebutkan, “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya”.

Baca Juga: Saat Dentuman "Horeg" Mengusik Ketenangan dan Mengundang Fatwa MUI Jatim

Muharram disebut demikian karena merupakan bulan yang suci (muharram) dan untuk menegaskan kesuciannya. Allah SWT berfirman, “…maka janganlah kamu menganiaya dirimu di dalamnya…”.

Hal ini memberi arti, “janganlah kamu menganiaya dirimu sendiri di bulan-bulan suci ini, karena dosa di bulan-bulan tersebut lebih buruk dari pada bulan-bulan lainnya”.

Adapun bulan-bulan suci dalam tahun Hijriyah ada empat, yaitu Dzul-Qi`dah, Dzul-Hijjah, Muharram dan Rajab. Dosa di bulan-bulan ini lebih serius dan perbuatan baik membawa pahala yang lebih besar.

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk menahan diri dari dosa dan meningkatkan perbuatan baik selama bulan-bulan ini.