Example floating
Example floating
Home

Bocoran Kabinet Prabowo Subianto: Siapa Saja yang Masuk Daftar?

Alfi Fida
×

Bocoran Kabinet Prabowo Subianto: Siapa Saja yang Masuk Daftar?

Sebarkan artikel ini
Bocoran Kabinet Prabowo Subianto: Siapa Saja yang Masuk Daftar?
Bocoran Kabinet Prabowo Subianto: Siapa Saja yang Masuk Daftar?

Adapun posisi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) akan diisi oleh Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra, sementara Menteri Agama akan tetap dipegang oleh Yaqut Cholil Qoumas.

Menteri Pertahanan akan dijabat oleh Letjen TNI Purnawirawan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri oleh Roeslan Roeslani, dan Menteri Kesehatan oleh Dokter Terawan.

Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan

Namun, perlu dicatat bahwa TKN Prabowo-Gibran membantah kebenaran daftar tersebut. Juru Bicara TKN, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menyatakan bahwa daftar yang beredar hampir pasti merupakan hoaks.

Menurutnya, semua bocoran kabinet seringkali tidak akurat karena hanya berdasarkan asumsi dan prediksi. TKN masih menunggu hasil resmi dari KPU untuk memastikan hasil Pilpres dan Pileg.

Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb

Sara menegaskan bahwa fokus saat ini adalah memastikan suara yang aman untuk pemilihan legislatif dan menegaskan bahwa TKN masih terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung dalam pemerintahan di masa depan menurut Prabowo.

Mengurai Bantahan dan Harapan: Reaksi TKN Prabowo-Gibran terhadap Bocoran Kabinet

Meskipun telah muncul bocoran mengenai calon kabinet Prabowo Subianto, kebenarannya masih menjadi tanda tanya besar. Bantahan dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menegaskan bahwa daftar tersebut hampir pasti hoaks, mengingat sifat spekulatif dan asumsi yang kerap terjadi dalam situasi seperti ini.

Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional

Masyarakat diminta untuk tetap menunggu hasil resmi dari KPU dan tidak terlalu terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.