Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Nganjuk

Tersulut Api Daun Tebu Kering, Rumpun Bambu Di Lobeser Ludes Terbakar

Mulyadi Memo
×

Tersulut Api Daun Tebu Kering, Rumpun Bambu Di Lobeser Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini
IMG 20260925 224959

NGANJUK, MEMO – Masyarakat Dusun Lobeser Desa/ Kecamatan Baron pada Jumat siang ( 25/09/2026) sekitar pukul 13.00 WIB mendadak gempar.

Itu setelah tersiar kabar ada peristiwa kebakaran rumpun bambu di belakang rumah Catur Prambudi ,48, beralamatkan di jalan Ngronggot nomor 97 Lobeser, Baron.

IMG 20260925 225037

Awal peristiwa itu diketahui oleh para pekerja di lahan tebu yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Seperti dikatakan sejumlah saksi mata, penyebab terjadinya kebakaran berasal dari pembakaran sampah daun tebu kering oleh para pekerja.

Karena tiupan angin dari arah selatan sangat kencang , berakibat kobaran api semakin membesar hingga merambat masuk ke rumpun bambu yang jaraknya tidak jauh dari sumber api.

IMG 20260925 224944

Untuk menjinakkan api, warga di sekitar lokasi kejadian sempat memadamkan dengan alat seadanya. Namun upaya itu tidak berhasil. Karena api terus membesar takut masuk ke pemukiman penduduk, ada salah satu warga mendatangi pos damkar Tanjunganom.

Menerima laporan itu sekitar pukul 13.03 WIB, akhirnya dua mobil pemadam diturunkan ke lokasi kejadian. Yaitu melibatkan personil siaga 2 pos Tanjunganom dan personil siaga 1 pos pemadam Lengkong.

IMG 20260925 225023

Dengan kedatangan team damkar tersebut akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.10 WIB. Atau memakan waktu hampir dua jam lebih.

Dalam proses pemadaman melibat personil pos Damkar Tanjunganom dan Lengkong, Babinsa, perangkat desa dan sekelompok warga. Sesuai dengan data , dengan kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa, hanya kerugian materiil yang tidak bisa ditafsir.

Ditanya awal kronologisnya, menurut keterangan warga berawal ada aktivitas pembersihan lahan tebu dilakukan oleh para pekerja dari bapak Catur sekaligus pemilik lahan tebu tersebut dengan cara dibakar.

” Kondisi cuaca di lokasi saat itu cukup terik disertai angin yang berembus kencang. Akibat tiupan angin kencang dan banyaknya daun tebu kering kobaran api di lahan tebu membesar dengan cepat,” ujar para warga setempat.( Adi)