KEDIRI, MEMO- Tomy Ari Wibowo, Ketua Askot PSSI Kota Kediri, menegaskan football Class dan lahirnya klub Inter Kediri harus mendapatkan perhatian serius bagi perkembangan persepakbolaan di kota Tahu.
Hal ini disampaikan dia pada sambutan acara Halal bilhalal bersama PSSI Kota Kediri, bertempat di Hotel Lotus Kediri,Rabu,(15/4/2026).
“Kediri harus bangkit sepakbolanya seperti era Persik yang pernah berjaya dahulu,”ucapnya.

Selain itu Tomy mengingatkan sinergitas antar lini dan antar instansi penting untuk dibangun agar sepakbola di Kota Kediri semakin maju dan dapat berkiprah di level regional Jatim maupun nasional.
“PSSI Kota Kediri di Porpov Jatim masuk 8 besar tahun 2025 dan Tahun 2024 Kajati Cup masuk final,”tegasnya.
Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Katino anggota DPRD Kota Kediri yang telah memberi menu Makan Bergizi Gratis kepada para pemain Inter Kediri yang ada di Mess.
Sementara, Eko Agus Koko, Ketua KONI Kota Kediri, support untuk kemajuan sepakbola Kota Kediri.
Dirinya yang juga Ketua keamanan Stadion Brawijaya Kota Kediri, meminta PSSI Kota Kediri pada Porprov 2027 di Surabaya nanti harus ada tim putra dan putri.
“Dari fakta yang dilakukan PSSI Kota Kediri, yakin Kediri akan raih tropi,”tegasnya.
Terpisah, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Kediri, Heri Purnomo, mengingatkan yang menjadi Pekerjaan Rumah,(PR),PSSI Kota Kediri adalah harus ada terobosan jaminan kehidupan masa depan bagi atlet khususnya sepakbola.
“Itu harus ada formulasi bareng,”ungkapnya.
Mewakili Mbak Walikota, Heri menyampaikan terimakasih kepada penggila bola di Kota Kediri yang telah membantu menggerakkan perekonomian rakyat.
“Persepakbolaan di Kota Kediri diakui telah membantu menggerakkan ekonomi.Salahsatunya pada event pertandingan Persikdi Stadion Brawijaya,”paparnya.
Lebih dari itu PSSI diharapkan tetap membangun jiwa yang sportif dan berkelanjutan.
Sisi lain, diharapkan ada upaya pembinaan atlet yang konsisten mengingat potensi persepakbolaan di Kota Kediri yang memungkinkan bisa menggairahkan olahraga terkemuka di Indonesia ini.
“Dari Kota Kediri untuk nasional,”imbuhnya.
Maka itu masih kata Heri diharapkan ada komunikasi Askab PSSI Kota Kediri dengan PSSI Jatim dan Nasional.(Hamzah)












