Anggota Komisi IX DPR dari PDIP Tolak Pemberian Vaksin Covid-19, Alasannya Ini

  • Whatsapp
efek samping vaksin Covid-19 tergolong ringan. Yaitu rasa meal, nyeri dan demam. Effek samping lain yaitu iritasi , pembengkakan dan retik nyeri otot.
efek samping vaksin Covid-19 tergolong ringan. Yaitu rasa meal, nyeri dan demam. Effek samping lain yaitu iritasi , pembengkakan dan retik nyeri otot.

Jakarta, Memo
Ribka Tjiptaning, anggota Komisi IX DPR dari PDIP tegas menolak pemberian vaksin Covid-19. Dia memilih membayar denda dibanding mendapatkan sentikan vaksin. Alasan Tibka, vaksin itu berdampak buruk bagi kesehatan. Termasuk seluruh isi keluarganya.

“Saya tetap tidak mau divaksin. Usia saya sudah 63 tahun. Walaupun di Jakarta terkena denda, kemudian semua anak cucu saya memperoleh sanksi denda Rp. 5 juta mending saya bayar, meskipun harus jual mobil,” ujar Ribka Tjiptaning.

Bacaan Lainnya

Penegasan tersebut disampaikan Ribka Ciptaning, anggota Fraksi DPR RI dari PDI Perjuangan di momen Rapat Kerja dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny K. Lukito, dan Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir pada Selasa, kemarin.

Tentang denda, Pemerintah Propinsi DKI mengatakan akan menerapkan denda sebesar Rp. 5 juta. Denda diberikan bagi warga yang menolak untuk divaksin.

Anggota PDI Perjuangan itu memberi contoh kasus di Sukabumi Jawa Barat. Ada penderita polio , mengalami lumpuh setelah menjalani suntikan vaksin . ” Di Majalaya mati dua belas orang. Sementara itu pemberian vaksin di begara India ditolak, di Afrika ditolak, masuk di Indonesia dengan 1,3 triliun. Saat itu, saya masih ketua komisi. Kami masih ingat, jangan main-main dengan vaksin ini,” ujar Ribka Tjiptaning.

loading…

Pemerintah, kata Tjipta, tidak boleh memaksa vaksinasi Covid-19 kepada yang menolak. Karena , itu bentuk pelanggaran HAM. Dia mempertanyakan kebijakan pemerintah menggratiskan vaksin Covid-19. Yang digratiskan untuk warga itu, vaksin yang mana yang digratiskan. Sebab, di Indonesia sudah beredar vaksin dengan rentan harga dari Rp 116 ribu sampai Rp 2 juta. Dia curiga vaksin yang harganya murah yang digratiskan ke warga.

Efek Samping Vaksin Covid-19, Demam dan Nyeri nyeri

Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito menyatakan bahwa efek samping vaksin Covid-19 tergolong ringan. Yaitu rasa meal, nyeri dan demam. Effek samping lain yaitu iritasi , pembengkakan dan retik nyeri otot.

” Terdapat dampak serta efek samping, yaitu nyeri dan bengk bengkak. ada juga nyeri otot dan retik serta demam,” ujar Penny. Dojelaskan juga, frekuensi efek samping dengan derajat berat, sakit kepala dan gangguan kulit. Tapi, tidak berbahaya dan dapat pulih kembali.

BPOM menggunakan data hasil pemantauan dan analisis dari uji klinik yang sudah dilakukan. Vaksin coronaVac sudah bisa menunjukkan pembentukan antibodi di dalam tubuh, dan juga pembentukan antibodi dalam membunuh atau menetralkan virus. Hasil vaksin akan terlihat setelah 14 hari hingga tiga bulan. ( ed )

Pos terkait