Dalam pertemuan tersebut, berbagai kegiatan yang terdampak efisiensi anggaran turut dibahas. Beberapa program yang tidak bersifat mendesak akan mengalami penundaan atau pengurangan anggaran, termasuk pengadaan barang dan jasa yang tidak terlalu krusial serta proyek pembangunan fisik yang dapat ditunda.
Sebagai penutup, Sekjen ATR/BPN menegaskan bahwa meskipun ada tantangan besar dalam efisiensi anggaran, kementerian tetap berkomitmen untuk menjalankan program strategis dengan optimal agar manfaatnya tetap bisa dirasakan oleh masyarakat luas.
Rapat tersebut turut dihadiri oleh sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung












