Namun, PT PLN (Persero) kemudian membatalkan program pengalihan dari kompor LPG 3 kg ke kompor listrik. Keputusan ini diambil untuk menjaga kondisi ekonomi masyarakat setelah pandemi COVID-19.
“Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa program pengalihan ke kompor listrik telah dibatalkan,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan pada September 2022 lalu.
Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta
Padahal, Kementerian ESDM sebelumnya telah melakukan uji coba konversi dari penggunaan LPG 3 kg ke kompor listrik. Uji coba tersebut dilakukan di tiga kota, yaitu Denpasar, Solo, dan satu kota di Sumatra.
Pembatalan Program Kompor Listrik dan Tertundanya Janji 500 Ribu Rice Cooker: Dilema Energi dan Rencana Ketenagalistrikan di Indonesia
Kesalahan dan hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan program kompor listrik dan janji pembagian rice cooker gratis menjadi cerminan bahwa transformasi energi membutuhkan penyesuaian yang cermat dan keselarasan kebijakan dari berbagai pihak terkait.
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup
Pemerintah perlu mempertimbangkan lebih lanjut dampak ekonomi dan infrastruktur dalam mengimplementasikan rencana energi yang baru.












