Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Berita

Ini Alasan Drastisnya Penurunan Penerimaan Cukai, Mengkhawatirkan Ekonomi!

Alfi Fida
×

Ini Alasan Drastisnya Penurunan Penerimaan Cukai, Mengkhawatirkan Ekonomi!

Sebarkan artikel ini
Ini Alasan Drastisnya Penurunan Penerimaan Cukai, Mengkhawatirkan Ekonomi!
Ini Alasan Drastisnya Penurunan Penerimaan Cukai, Mengkhawatirkan Ekonomi!

Kinerja ini dipengaruhi oleh peningkatan produksi dalam negeri untuk MMEA golongan A, serta peningkatan MMEA impor yaitu MMEA golongan B dan golongan C.

Namun, dari sisi Penerimaan Cukai Etil Alkohol (EA), kinerjanya justru mengalami penurunan sebesar 14,21 persen dibanding tahun sebelumnya, menjadi Rp0,06 triliun atau 40,45 persen dari target.

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

Hal ini disebabkan karena sebagian besar mendapatkan fasilitas pembebasan cukai untuk keperluan medis atau bahan baku barang yang tidak dikenai Cukai.

Meskipun begitu, jika dilihat dari nilai penerimaannya, kinerja Cukai EA masih berada pada pola normal. Sepanjang 2022, rata-rata penerimaan Cukai EA mencapai Rp0,01 triliun per bulan.

Perlu diingat bahwa kinerja penerimaan cukai secara keseluruhan perlu dipantau dengan baik, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi dan kebijakan perpajakan yang terus berubah dari waktu ke waktu.

Tren Penurunan Penerimaan Cukai di Tengah Tantangan Ekonomi: Analisis Hasil Tembakau dan Etil Alkohol

Dalam mengatasi tren penurunan penerimaan cukai, diperlukan langkah-langkah strategis yang mendukung pertumbuhan penerimaan tanpa mengorbankan aspek ekonomi dan kebijakan industri tertentu.

Peningkatan tarif CHT dan pengawasan yang lebih ketat terhadap produksi dan peredaran barang cukai mungkin menjadi salah satu solusi yang perlu dipertimbangkan.

Selain itu, perlu adanya langkah penguatan untuk mengatasi fluktuasi pola bulanan penerimaan CHT yang dapat mempengaruhi kinerja penerimaan pada awal tahun.

Upaya serupa juga perlu diterapkan pada penerimaan Cukai Etil Alkohol (EA) dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara kebijakan fasilitas pembebasan cukai dan stabilitas penerimaan secara keseluruhan.

Dengan demikian, penerimaan cukai dapat terjaga dengan baik, dan APBN dapat lebih kuat dalam menghadapi dinamika ekonomi yang selalu berubah.

 

 

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini