Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Akibat Meluasnya Bencana Kekeringan , Petani Andalkan Sumber Mata Air Dari Sumur Gali

A. Daroini
×

Akibat Meluasnya Bencana Kekeringan , Petani Andalkan Sumber Mata Air Dari Sumur Gali

Sebarkan artikel ini

Ulasan itu ada benarnya. Dengan musim kemarau ini banyak petani harus banting tulang kerja ekstra keras hanya untuk menyelamatkan tanamanya. Ironisnya guru petani yaitu PPL justru tidak memberi jalan keluar secara standar teknis ilmu pertanian.

Seperti potret kesenjangan kaum agraris di Desa Ketandan Kecamatan Lengkong,Nganjuk. Untuk terhindar dari ancaman gagal panen, para petani harus memeras tenaga mencari air dengan mengandalkan sumber mata air dari sumur gali.

Baca Juga: Askot PSSI Kota Kediri Halal Bil Halal!! Tomy Ari Wibowo Minta Sinergi Bareng Bangkitkan Sepakbola di Kota Tahu

Persediaan air sumber inipun seperti dikatakan Sutarno bukan satu satunya solosi yang bisa meringankan beban petani akan ancaman gagal panen. Pasalnya menurut petani asal Desa Ketandan ini tidak akan mencukupi. ” Sedoyo petani ten mriki ngandalaken setunggal sumur. Sagete cekap kedah giliran,” ucapnya dengan logat jawa.

Pemandangan yang memprehatinkan saat wartawan melihat secara langsung bagaimana perjuangan keras kakek berumur hampir 70 tahun ini mengairi tanaman jagungnya yang masih berumur tiga minggu.

Baca Juga: Terbukti Korupsi, Kades Pojok Wates Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda Rp600 Juta

Dengan alat dua timba plastik untuk tempat air dan bambu untuk pikulannya, si kakek ini berjalan diatas pematang sawah dengan memikul beban dua timba berisi air untuk digunakan menyiram tanaman jagungnya.

Bisa dibayangkan dengan terik panas seperti ini ,air siraman yang diambilnya dari sumur gali akan cepat mengering. ” Mergi tenogo sepuh dados geh sak kiate mawon,” imbuhnya.

Baca Juga: Jaksa Tuntut Sutrisno Sembilan Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp3,5 Miliar

Perlu diketahui potret kesengsaraan petani seperti itu akibat dua waduk ( sumberkepuh dan lohgawe) mengering. Itu terjadi sejak dua bulan terakhir atau saat memasuki musim kemarau.(adi)