Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Surabaya

Mantan Bos Kebun Binatang Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Rp102 Miliar

A. Daroini
×

Mantan Bos Kebun Binatang Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Rp102 Miliar

Sebarkan artikel ini
Mantan Bos Kebun Binatang Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Rp102 Miliar

MEMO, Surabaya – Mantan Bos Kebun Binatang Surabaya Jadi Tersangka Korupsi. Malam itu jadi malam terpanjang buat Choirul Anwar. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur resmi menetapkannya sebagai tersangka korupsi, Selasa (21/7/2026) malam.

Sosok berinisial CA ini bukan orang sembarangan. Delapan tahun lamanya, dari 2016 sampai 2024, ia memegang kendali penuh sebagai Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS).

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

Kini jabatan itu berubah jadi beban hukum. Kerugian negara yang ditaksir penyidik tak main-main: Rp10.209.664.735,60, atau dibulatkan sekitar Rp10,2 miliar.

Anggaran Pakan Satwa Jadi Bancakan

Modusnya terbilang klasik tapi menggerogoti pelan-pelan.

Aspidsus Kejati Jatim, I Gede Punia, membeberkan bagaimana CA memanfaatkan kewenangannya. Ia merangkap dua fungsi sekaligus, direktur operasional sekaligus direktur keuangan.

Akibatnya, satu orang saja yang memegang kendali penuh atas pencairan, penggunaan, hingga pertanggungjawaban anggaran perusahaan. Praktis tak ada yang mengawasi.

Dari situ, uang perusahaan pun mengalir ke pos-pos yang tidak semestinya. Ada pengeluaran fiktif. Ada juga dana yang dipakai jauh dari kepentingan kebun binatang.

Penyidik bahkan menemukan pengeluaran kas mencurigakan sepanjang 2023 hingga 2024, yang disebut ikut disetujui oleh direktur keuangan kala itu.

Rp7,4 Miliar Masuk Kantong Pribadi

Yang bikin geram, sebagian besar duit yang diselewengkan ternyata tak jauh-jauh dari kantong tersangka sendiri.

Punia menyebut dari total Rp10 miliar lebih itu, “sekitar Rp7,4 miliar” diduga dipakai untuk kepentingan pribadi CA.

Sisanya menguap ke berbagai pos pengeluaran yang belakangan terbukti tak sesuai peruntukan.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini